Barca Perpanjang Rekor Buruk Penalti Di Musim Ini

Kemenangan Barcelona saat bertandang ke markas Sporting Gijon diwarnai dengan sebuah kesalahan kecil. Luis Suarez gagal memaksimalkan kesempatan mengeksekusi penalti yang menandai buruknya rekor penalti Barcelona di musim ini.

Kunjungan ke stadion El Molinon menghasilkan tiga poin penuh untuk Blaugrana setelah menundukkan Gijon 3 – 1, pada hari Kamis 18 Februari 2016 dinihari WIB. Berkat hasil tersebut, Los Cules kini mantap di memuncaki klasemen sementara dengan perolehan 60 poin, unggul enam angka dari Atletico Madrid dan tujuh angka dari Real Madrid.

Keunggulan Barcelona diawal oleh gol dari Lionel Messi pada menit ke-25. Namun, dua menit kemudian, tim tuan rumah berhasil membalasnya melalui Carlos Castro untuk menyeimbangkan permainan.

Barca kembali memimpin setelah Messi menjaringkan gol keduanya pada menit ke-31. Skor 2 – 1 bertahan sampai istirahat babak pertama. Pada babak kedua, Barca memperoleh hadiah penalti setelah kiper Gijon Pichu Cuellar melanggar Neymar. Tapi Suarez yang mengambil tugas untuk mengkesekusi gagal memanfaatkannya dengan maksimal.

Penyerang tim nasional Uruguay itu pun kemudian berhasil menebus kesalahannya dengan mencetak gol ketiga Los Cules pada menit ke-67 sekaligus memastikan timnya timnya membawa pulang tiga poin penuh.

Kegagalan penalti Suarez tersebut tercatat sebagai kegagalan penalti keenam di La Liga musim ini. Jumlah itu terbanyak sejak musim 1976/1977. Barca juga tercatat hanya mampu mengonversi 50 persen hadiah penalti yang diterimanya dalam semua kompetisi yakni sebesar 8 gol dari 16 penalti.

Namun, Luis Enrique sama sekali tidak khawatir dengan rekor buruk penalti timnya. Yang terpenting baginya adalah timnya bisa meraih kemenangan. “Kami ingin lebih baik namun kegagalan-kegagalan dalam mengambil tendangan penalti ini sama sekali tidak membuat saya khawatir,” ungkap Enrique saat koferensi pers setelah pertandingan.