Barcelona Akan Berubah Usai Dikalahkan Reak Madrid

Setelah begitu lama berada dalam periode tidak tersentuh kekalahan, Barcelona akhirnya tumbang setelah dibekuk Real Madrid. Kekalahan dari rival abadinya itu dinilai bisa memunculkan keraguan di dalam tim Los Cules.

Barca dipermalukan Real Madrid 1 – 2 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu 3 April 2016 dinihari WIB. Unggul lebih dulu lewat gol Gerard Pique, mereka akhirnya dipaksa mengakui keunggulan Real Madrid melalui gol-gol dari Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo.

Kekalahan tersebut merupakan kekalahan pertama Blaugrana dalam 40 pertandingan terakhir dalam semua ajang kompetitif. Dalam 39 pertandingan sebelumnya, mereka begitu perkasa dengan meraih 32 kali kemenangan dan imbang tujuh kali.

Mantan penggawa Barcelona, Thierry Henry tahu bagaimana respon yang akan ditunjukkan oleh mantan klubnya usai dipermalukan oleh musuh bebuyutannya itu. Namun, dia menilai bakal ada perasaan ragu yang dirasakan oleh para penggawa Barca.

“Saya mengenal Barcelona dan dengan baik, saya rasa akan ada sedikit keraguan yang mengganggu mereka,” jelas Henry.

Setelah dikalahkan Real Madrid, Barca masih memuncaki papan klasemen La Liga dengan perolehan 76 poin. Mereka unggul enam poin atas pesaing terdekatnya, Atletico Madrid.

“Satu kekalahan ini akan memunculkan keraguan di benak mereka. Kita lihat saja pada pekan-pekan mendatang. Saya masih berpikir persaingan di liga sudah selesai denga mereka yang menjadi pemenang, tapi saya ingin melihat pengaruhnya dalam pertandingan-pertandingan berikutnya,” tutur Henry.

“Real Madrid memang pantas menang. Di babak kedua mereka bermain dengan lebih baik, bahkan setelah ketinggalan 0 – 1, kemudian bermain dengan 10 pemain. Real Madrid pulang dengan membawa kepercayaan diri yang tinggi, sementara Barcelona akan berhadapan dengan Atletico Madrid di laga berikutnya,” katanya.

Barca akan menghadapi Atletico Madrid di putaran pertama perempatfinal Liga Champions, Rabu 6 April 2016 dinihari WIB.