Bravo Blunder, Guardiola Tak Akan Ubah Permainan Di Laga-laga Selanjutnya

Walaupun menilai kartu merah Claudio Bravo sangat berpengaruh dengan hasil yang diperoleh Manchester City, Josep Guardiola maklum melihat gambaran besarnya. Manajer The Citizens ini tidak akan mengubah susunan squadnya.

City sempat mengimbangi permainan Barcelona saat berkunjung ke stadion Camp Nou, Kamis, 20 Oktober 2016 dinihari WIB tadi, dalam laga matchday III Liga Champions. Hingga babak pertama berakhir, City memang tertinggal 0-1 namun relatif masih punya kesempatan untuk membalas.

Tapi kartu merah yang diterima Bravo pada menit ke-53 seperti menghancurkan kesempatan The Citizens. Kesalahan Bravo kala melakukan sapuan, berujung handball setelah menghalau tendangan dari Luis Suarez di luar kotak penalti.

Kartu merah ini pun lantas mengubah jalannya pertandingan untuk Sergio Aguero dan kawan-kawannya. The Citizens pada akhirnya harus menyerah dengan skor telak 0 – 4, di mana Lionel Messi mencetak hat-trick sementara satu gol tambahan dicetak oleh Neymar.

Bravo sendiri sudah mengakui kesalahannya. Sementara Guardiola melihat itu sebagai hal yang wajar, karena memang ada risiko sedemikian besarnya untuk peran yang dijalani oleh penjaga gawangnya tersebut.

Guardiola sudah selalu memberi instruksi kepada kipernya selalu terlibat permainan, sebisa mungkin memainkan bola-bola pendek walaupun sedang berada di bawah tekanan lawan. Dia akan tetap memakai peran sweeper keeper ini sampai kapanpun, termasuk kepada Bravo ke depannya.

“Saya sudah bertemu dan bicara dengan Claudio, dia kecewa tapi itu adalah bagian dari permainan. Sepakbola itu adalah permainan yang penuh dengan kesalahan-kesalahan. Tapi saya tidak akan berubah dan akan tetap memulai permainan dari kiper,” kata Guardiola dalam situs resmi Manchester City.