Disebut Pemain Egois, Sturridge Membantah

Daniel Sturridge membantah penilaian yang menyebut dia tidak bisa bermain sebagai team player. Striker tim nasional Inggris itu menegaskan kalau tugas utamanya adalah mencetak gol.

Sturridge dihujani kritik karena sikapnya yang dianggap egois saat berada di atas lapangan. Penyerang Liverpool tersebut dinilai tidak bersedia turun lebih dalam untuk merebut bola. Namun anggapan tersebut langsung dibantah oleh Sturridge.

“Saya rasa tidak masalah, itu adalah pendapat yang tidak adil. Saya merasa saya punya andil untuk tim dengan assist dan gol. Saya tidak terlalu peduli dengan apa yang orang bilang soal saya,” ujar Sturridge.

Sturridge menegaskan kalau tugas utama dari seorang penyerang adalah mencetak gol sehingga dia tentu saja lebih sering berada di dalam kotak penalti ketimbang di area-area lain. Dia fokus memainkan perannya sebagai penyerang tengah.

“Ini adalah soal tanggung jawab kepada posisi. Tugas utama dari seorang penyeranf adalah mencetak gol dan mengkreasikannya untuk tim dan masuk ke posisi gelandang mungkin terlalu dalam. Jika saya terlalu mundur tentu tidak akan ada pemain di posisi penyerang,” lanjutnya.

“Penting untuk menempati satu titik tertentu dalam sebuah tim. Jika saya turun terlalu dalam dan menjemput bola, menunjukkan kemampuan dan melewati pemain, maka tidak akan ada pemain yang mengisi posisi penyerang tengah.”

Selama The Three Lions ditangani oleh Gareth Southgate, Sturridge selalu tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan terakhir serta mencetak dua gol masing-masing dalam kemenangan atas Malta dan Skotlandia. Dengan absennya Harry Kane, Sturridge diprediksi akan kembali diturunkan sebagai starter saat Inggris berhadapan dengan Spanyol dalam laga persahabatan, Selasa, 15 November 2016 besok.