El Shaarawy Siap Hadapi Tantangan Besar Di AS Roma

Stephan El Shaarawy bergabung dengan AS Roma dikala raksasa ibukota Italia itu sedang mengalami masa-masa sulit. Namun tekanan tidak terlalu dirasakan oleh pemain berusia 23 tahun itu.

El Shaarawy sejak awal pekan ini resmi berseragam Roma setelah dipinjamkan oleh AC Milan hingga akhir musim, dengan opsi dipermanenkan. Kepindahan El Shaarawy ke ibukota Italia bagi pemuda berdarah Mesir menjadi sebuah jalan keluar, menyusul situasi tak yang menyenangkan saat dipinjamkan ke AS Monaco.

Namun situasi AS Roma sendiri juga sebenarnya sedang kurang mengenakkan. Roma sedang berada dalam periode buruk sejak menjelang akhir tahun lalu. Perubahan pelatih dari Rudi Garcia ke Luciano Spalletti sejauh ini belum terlalu memberikan dampak positif.

Kubu I Giallorossi hanya menang satu kali dalam 12 pertandingan terakhir. Sejak ditangani oleh Spalletti pun, mereka menjalani dua laga dengan masing-masing satu hasil imbang serta satu kekalahan.

Namun El Shaarawy merasa optimis jika dirinya bisa melalui tekanan besar di AS Roma. Para suporter AS Roma sendiri memang dikenal sangat penuntut, utamanya pada musim ini karena di awal kompetisi tim mereka amat dijagokan untuk meraih scudetto.

“Roma memiliki suporter yang penuntut, namun sebagai pemain kami sudah terbiasa dengan tuntutan. Saya merasakan suasana ruang ganti yang tenang dan mendapatkan sambutan yang menyenangkan dari para penggemar dan rekan satu tim,” ungkap El Shaarawy.

“Kami memang sedang tidak melalui periode yang oke, namun ada skuat yang tangguh di sini dengan para pemain kelas dunia, dan ada dua pemimpin dalam diri Totti serta De Rossi yang bermental juara.”