Format Baru Buat Piala Eropa Semakin Ketat

Format baru Piala Eropa kali ini membuat munculnya sejumlah peserta baru. Kedatangan beberapa tim baru tersebut dinilai membuat persaingan dalam turnamen ini menjadi semakin ketat.

Tidak seperti pada edisi-edisi sebelumnya yang mana Piala Eropa hanya diikuti oleh 16 peserta, mulai Piala Eropa 2016 ini UEFA menambah jumlah peserta jadi 24 tim.

Ke-24 tim itu dibagi dalam enam grup dan akan diambil peringkat satu dan dua dari masing-masing grup ditambah dengan empat peringkat ketiga terbaik untuk tampil dalam babak 16 besar. Durasi berlangsungnya Piala Eropa kali ini pun agak mirip dengan Piala Dunia.

Makin bertambahnya jumlah peserta membuat ada empat tim baru yang tampil di turnamen ini seperti Albania, Wales, Irlandia Utara, dan Islandia. Kemudian tim-tim seperti Ukraina, Republik Irlandia, Polandia, Rumania, Hungaria, dan Austria, yang selalu kesulitan lolos dalam sesi kualifikasi bisa mendapat kesempatan tampil.

Walaupun kemampuan tim-tim tersebut awalnya diragukan karena biasanya hanya akan jadi bulan-bulanan bagi tim-tim besar, namun nyatanya sampai fase grup berjalan dua pertandingan, bisa dibilang jarak antara setiap tim tidak berbeda jauh dan tim kecil pun bisa merepotkan tim-tim unggulan.

Contoh saja Jerman yang ditahan imbang oleh Polandia 0-0 dinihari WIB tadi, Irlandia Utara yang menang 2 – 0 dan hanya kalah 0 – 1 dari Polandia. Inggris pun harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan kesebelasan Wales setelah sempat tertinggal.

Kemudian Albania yang memaksa Prancis untuk mencuri kemenangan pada menit-menit akhir. Sementara Hungaria menang 2 – 0 atas Austria serta yang paling mengejutkan adalah Islandia yang berhasil menahan imbang Portugal 1 – 1.

“Saya tidak tahu apakah ini merupakan imbas dari adanya 24 peserta tapi seperti yang kita liha,t hasil-hasilnya memang sangat ketat. Banyak gol yang tercipta di menit-menit akhir pertandingan,” ungkap pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew seperti yang dikutip dari Soccerway.