Guardiola Dianggap Tidak Pernah Serius Di Bayern Muenchen

Setelah menolak perpanjangan kontrak dari Bayern Muenchen, Josep Guardiola kemudian mengumumkan akan melatih Manchester City pada musim depan. Hal ini membuat Pep Guardiola dianggap main-main dan tidak serius selama melatih di Bayern.

Pendapat ini diungkapkan oleh mantan pesepakbola Jerman dan juga Bayern Muenchen, Dietmar Hamann, terkait keputusan Guardiola untuk pergi dari klub Jawara Bundesliga tersebut. Guardiola mengumumkan kepergiannya sebelum liburan musim dingin.

Untuk kemudian pekan lalu, Guardiola resmi diumumkan menajadi manajer baru Manchester City mulai musim depan. Ini artinya City sudah mewujudkan mimpinya untuk merekrut Guardiola, yang sebenarnya sudah diincar sejak tahun 2012.

Pernyataan The Citiznes itu kemudian yang dipermasalahkan Hamann. Menurut pria berusia 43 tahun tersebut, Guardiola berarti hanya bermain-main selama tiga tahun berada Bayern Muenchen dan hanya menjadikan Die Roten sebagai batu loncatan untuk berkarier di Premier League.

“Menurut saya, selama ini Pep Guardiola hanya bermain-main di Bayern Muenchen. Saya sendiri merasa terkejut saat melihat Bayern membiarkan ini semua terjadi. Saya rasa Bayern sudah kehilangan rasa hormatnya pada Pep” ungkap Hamann.

Selama tiga tahun menjadi manajer Bayern, Guardiola hanya tinggal kurang melengkapi prestasinya dengan meraih gelar Liga Champions setelah pada dua musim sebelumnya hanya mampu menembus babak semifinal.

“Saya tidak mengatakan jika Bayern sudah memilih pelatih yang salah, namun ujian terbesarnya adalah Liga Champions. Jika mereka gagal lagi seperti dua tahun sebelumnya, Bayern era Pep cuma bagus, tidak hebat,” tutupnya