Guardiola Terancam Latih Tim Peserta Liga Europa

Performa Manchester City terus menurun dalam beberapa waktu terakhir yang akhirnya membuat mereka terancam absen di Liga Champions musim depan. Jika akhirnya hanya berlaga di Liga Europa, itu bisa jadi kerugian untuk manajer baru mereka musim depan, Josep Guardiola.

The Citizens menelan kekalahan kesembilan mereka di Premier League musim ini saat dipermalukan oleh Manchester United, Minggu 20 Maret malam WIB. Tim besutan Manuel Pellgerini ini masih duduk di posisi empat klasemen sementara, namun mereka cuma unggul satu poin di atas West Ham United dan Manchester United.

Performa Sergio Aguero dan rekan-rekannya memang menurun dalam beberapa bulan terakhir, terlebih setelah Pep Guardiola diumumkan akan menjadi pelatih mulai musim depan.

Hanya ada tiga kemenangan yang diraih oleh The Citizens dari 11 pertandingan, yang mereka dapatkan sejak pengumuman tercapainya kesepakatan antara Guardiola dengan manajemen The Citizens.

Jika penampilan mereka tetap seperti ini, bisa saja mungkin City bakal kehilangan kesempatan main di Liga Champions dan turun ke level kompetisi yang lebih rendah yakni Liga Europa.

Terkait ancaman soal mereka hanya akan bermain di Liga Europa memunculkan pertanyaan mengenai status Guardiola, apakah dia tetap akan tetap hengkang ke Etihad Stadium jika itu terjadi?

Sepertinya memang tidak ada klausul yang menyebut jika Guardiola bisa membatalkan kontraknya walaupun Manchester City gagal main di Liga Champions. Sebagai catatan, Guardiola hanya pernah melatih klub-klub yang berlaga di Liga Champions.

Bersama Barcelona dan Bayern Muenchen dia selalu muncul di kompetisi level teratas klub-klub Eropa itu, bahkan jadi juara saat bersama Barcelona.

Sementara itu, Manchester City dipercaya akan tim kuat bersama Guardiola. Meski saat ini cuma dikontrak tiga musim, manajemen The Citizens sudah menyiapkan rencana jangka panjang untuk manajer berkebangsaan Catalan itu.