Guardiola Ungkap Alasan Tepikan Joe Hart

Dari salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki oleh Manchester City, Joe Hart tiba-tiba saja tidak masuk dalam squad inti The Citizens. Semua itu adalah karena Josep Guardiola.

Dua gelar Premier League, dua titel Piala Liga dan sekali menjuarai Piala FA merupakan kontribusi besar Hart untuk City. Dengan prestasi tersebut, Hart merupakan salah satu pemain paling berjasa yang pernah dimiliki oleh The Citizens.

Tapi sebuah kenyataan pahit harus diterima oleh pemain berusia 29 tahun itu setelah penghuni kursi manajer diganti. Josep Guardiola butuh kiper yang tidak hanya piawai dalam hal refleks menghalau bola, Guardiola sangat perlu seorang penjaga gawang yang memiliki kemampuan mendistribusikan bola.

Guardiola butuh itu untuk mengaplikasiskan strateginya yakni melakukan penyerangan sejak dari belakang. Maka sejak partai perdana Premier League, Hart harus rela hanya jadi penghangat bangku cadangan, menyaksikan posisinya ditempati oleh Willy Caballero.

Dalam pernyataan jelang laga kontra Steaua Bucharest, Guardiola kembali menegaskan kalau dia memang sangat perlu sosok kiper yang bisa mendistribusikan bola dengan baik, sesuatu yang sudah dia yakini merupakan kemampuan vital seorang penjaga gawang. Dan saat ini Caballero dinilainya lebih baik dibanding Hart.

“Tidak ada urusan personal dalam hal ini. Itu karena saat Anda membangun permainan dengan bagus maka pemain depan akan menerima bola dalam kondisi yang lebih baik, itulah alasannya. Menguasai bola bukan sekadar menguasai bola demi menguasai bola. Itu dilakukan untuk sebuah alasan, untuk menciptakan lebih banyak peluang dan kebobolan lebih sedikit,” jelas Guardiola.

Kabar buruk untuk Hart, saat kemampuan mengumpannya dinilai tidak memenuhi standar Guardiola dia juga punya penampilan yang mengecewakan di Piala Eropa 2016 lalu. Dia dinilai melakukan dua kesalahan ketika gagal menggagalkan tendangan Gareth Bale dan Kolbeinn Sigthorsson, saat berhadapan dengan Wales dan Islandia.