James Rodriguez Dikritik Karena Gemar Berpesta

Minimnya kesempatan bermain yang didapatkan oleh James Rodriguez pada kompetisi musim ini bukan hanya kerena dia kena rotasi. Penampilannya dinilai menurun karena kebiasaannya yang gemar berpesta dan juga berat badannya bertambah.

James Rodriguez baru tampil dalam 11 pertandingan di La Liga Primera Division musim ini. Dari jumlah tersebut dia hanya tujuh kali menjadi starter, dan hanya dalam tiga pertandingan mendapatkan kesempatan bermain penuh selama 90 menit.

Gelandang serang berkebangsaan Kolombia tersebut tidak dapat tempat di starting XI Madrid ketika Rafael Benitez masih menjabat sebagai pelatih dan harus menerima nasib dirotasi. Kondisinya tidak berubah setelah kedatangan Zinedine Zidane.

Alhasil kontribusi dari mantan pemain AS Monaco tersebut masih minim. Selain sudah mencetak tiga gol, James tercatat baru menyumbangkan empat assist.

Penurunan kontribusi di Madrid membuat James menjadi sorotan bagi publik Kolombia. Media lokal melaporkan jika gaya hidup James yang gemar berpesta memengaruhi performanya. Hubungan James dengan rekan di tim nasional juga disebut sedikit memanas.

“Madrid resah dengan gaya hidpunya di luar sepakbola, dia sangat gemar berpesta dan dia dikenal akrab dengan kehidupan malam di Madrid. James sudah kehilangan kerendahan hatinya, jika dia tidak berubah, kariernya akan tamat ” ucap Ivan Mejia, seorang wartawan dari media Pulso de futbol.

Selain gaya hidup, James juga menjadi sorotan karena dianggap tidak mampu menjaga berat badannya. Index lemak ditubuh James tercatat naik dari 6% menjadi 13%.