Jangankan Menang, Cetak Gol Saja Sulit Leicester Kesulitan

Leicester City seperti sedang berada dalam satu titik terbawah mereka di musim ini. Jangankan meraih kemenangan, untuk sekedar  mencetak gol saja sepertinya terasa sangat sulit bagi juara Premier League musim lalu itu.

Di kompetisi musim lalu, Leicester City berhasil tampil sebagai juara di Premier League. Itu menjadi kejutan tersendiri bagi Leicester sendiri dan juga dunia sepakbola. Tanpa kekuatan finansial yang mumpuni, Leicester mematahkan dominasi tim-tim papan atas.

Tapi cerita bertolak harus mereka alami pada musim ini manakala Leicester malah tertatih di papan klasemen. Bukannya bersaing dengan tim-tim besar, The Foxes malah sibuk menyelamatkan diri dari zona degradasi.

Terakhir kekalahan dua gol tanpa balas dari Swansea City di pekan ke-25, Minggu (12 Februari 2017) malam WIB, membuat Leicester terjebak di peringkat ke-17 klasemen dengan hanya selisih satu poin di atas Hull City di zona degradasi.

Kekalahan ini juga menambah panjang rentetan hasil buruk Leicester yang kalah dalam lima laga berturut-turut, terburuk di antara para juara bertahan liga, dan juga kesulitan mencetak gol di enam pertandingan beruntun. Terakhir kali The Foxes mencetak gol adalah saat menang 1- 0 atas West Ham United 31 Desember 2016 silam.

Dengan situasi sulit seperti ini, Ranieri seperti kehabisan akal dan mau tidak mau harus segera mencari cara untuk bisa memperbaiki penampilan timnya di sisa musim ini.

“Kami sedang ada dalam dua masalah besar, kami kebobolan banyak gol dan tidak bisa mencetak gol. Kami harus bicara bareng untuk menemukan solusinya, kami tidak boleh terus seperti ini” ungkap Claudio Ranieri, kepada Sky Sports.

“Kami sebenarnya mengawali laga dengan sangat baik dalam melawan tim yang bagus tapi dua tembakan ke gawang pertama mereka berbuah gol dimana itu membuat mental kami jatuh. Kami membuat banyak peluang di babak kedua tapi pertahanan mereka sangat sulit ditembus.”