Juventus Berusaha Manfaatkan Celah Pertahanan Barca

Sang pelatih Juventus yaitu Massimiliano Allegri akui kalau garis depan Barcelona sangat mengancam. Namun, Allegri pun percaya kalau garis pertahanan Barca tidak terlalu kuat dan dapat dimanfaatkan.

Allegri perlu pikirkan cara untuk menahan trio Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar ketika Juve berhadapan dengan Barca pada pertemuan pertama babak perempatfinal Liga Champions pada hari Rabu (12/4/2017) dinihari WIB. Sebab 3 pemain tersebut merupakan ancaman paling mematikan untuk gawang Gianluigi Buffon.

Di atas kertas, Barca memang agak lebih menjadi unggul untuk lolos. Blaugrana pun keluar menjadi pemenang ketika kedua tim saling berhadapan terakhir pada babak final Liga Champions musim 2014/2015.

“Tak ada yang unggul untuk esok hari sebab ini merupakan pertandingan yang imbang. Kami perlu adanya keseimbangan yang oke. Saat Anda tampil di markas, terus menjadi hal yang oke jika terus catatkan clean sheet, namun hal tersebut bakal tidak mudah di laga besok, maka kami perlu tampil untuk ciptakan angka,” ucap Allegri.

Allegri bilang, Barca sisakan celah di garis belakang yang dapat di eksploitasi oleh Gonzalo Higuain, Mario Mandzukic, Paulo Dybala, atau Juan Cuadrado. Hasil negatif dengan skor telak 0-4 yang dialami Barca saat melawan Paris Saint-Germain pada babak sebelumnya dan juga hasil negatif dnegan skor 0-2 dari Malaga di ajang domestik pada akhir pekan kemarin berikan Juve harapan untuk ciptakan angka.

“Kami mengetahui kalau Barcelona mempunyai kualitas di garis serang yang luar biasa, namun mereka pun miliki sisi yang lemah dalah soal lini belakang dan kami perlu pikirkan itu, sebab kami bakal berupaya untuk menfaatkan kelemahan lawan,” ucap Allegri.

“Apakah lawan tersebut ada nama — tanpa kurangi rasa hormat — Chievo ataupun Barcelona, kami perlu terus pikirkan sepertiapa mengeksploitasi kelemahan yang dimiliki lawan. Hal tersebutlah satu-satunya jalan untuk lolos sebab Anda tidak dapat tampil menghadapi Barcelona, lewat 2 hasil ibang tanpa angka 0-0, kemudian lolos dengan adu penalti. Sesungguhnya hal tersebut tidak mungkin,” imbuh dia.