Kalah Dari Torino, Mancini Protes Wasit

Impian Inter Milan untuk menembus posisi 3 demi lolos ke Liga Champions musim depan semakin berat. Tampil di kandang sendiri di Giuseppe Meazza, mereka justru dikalahkan dengan skor 1 – 2 oleh Torino, Senin 4 April 2016 dinihari WIB.

Awalnya sempat unggul melalui berkat penalti Mauro Icardi pada menit ke-17, Inter Milan justru harus pulang dengan tangan kosong. Torino behasil membalik kedudukan berkat gol dari Cristian Molinaro pada menit ke-55 dan penalti Andrea Belotti pada menit ke-73.

Manajer La Beneamata, Roberto Mancini menanggapi kekalahan timnya dengan sangat marah. Mancini merasa jika sejumlah keputusan wasit Marco Guida yang membuat il Nerazzurri harus menjalani pertandingan ini hanya dengan 9 pemain itu sangat tidak adil. Joao Miranda dihadiahi kartu merah di menit 57, kemudian Yuto Nagatomo ikut menyusul keluar dari lapangan di menit 72.

“Rasanya sangat aneh, setiap kali bermain di kandang, ada pemain kami yang mendapatkan kartu merah dan penalti diberikan kepada lawan. Kartu kuning kedua Miranda itu memang benar, tapi kartu kuning pertama itu sangat aneh. Bola mengenai bahunya, jadi itu bukanlah sebuah handball,” kata Mancini seperti yang dilansir Sky Sport Italia.

“Lalu mengenai kartu merah Yuto Nagatomo, itu sangat aneh. Kalian bahkan bisa melihat dari jarak jauh jika Andrea Belotti yang mendatangi Nagatomo namun sama sekali tidak ada yang melihat itu sebagai sebuah diving,” sambung Mancini.

Akibat pelanggaran yang dilakukan oleh Nagatomo, Torino mendapatkan hadiah penalti. Penalti dieksekusi dengan sempurna oleh Belotti. Mengenai hukuman penalti tersebut, Mancini juga mengakui jiga timnya tidak layak mendapatkan penalti.

Kekalahan ini membuat Inter Milan belum bisa beranjak dari posisi 5 klasemen sementara dengan perolehan 55 poin dari 31 pertandingan. La Beneamata sudah tertinggal 8 poin dari AS Roma di urutan 3.