Klopp Tidak Akan Berikan “Hadiah” Kepada Pellegrini

Akhir pekan ini Manchester City memiliki peluang untuk memenangakan trofi, sesuatu yang bisa jadi kado khusus Manuel Pellegrini dalam musim terakhrinya bersama The Citizens. Tapi Liverpool yang bakal menjadi lawan dengan tegas menyatakan jika mereka tidak akan mudah memberi kemenangan bagi Sergio Aguero dkk.

Pellegrini bakal hengkang dari Etihad Stadium saat musim berakhir dan kemudian digantikan oleh Pep Guardiola. Maka inilah musim terakhirnya menangani Manchester City setelah mulai menjadi manajer di sana pada tahun 2013 lalu. Bersama Pellegrini, The Citizens suks meraih satu titel Premier League dan satu Piala Liga Inggris.

Musim ini City sendiri masih memiliki peluang menjadi juara dalam tiga ajang berbeda. Namun, Piala Liga Inggris yang tinggal menyisakan partai final adalah kesempatan yang dirasa paling realistis untuk menandai musim terakhir Pellegrini bersama City dengan trofi.

Akan tetapi, dari pihak rival, Liverpool tidak mau menyerahkan trofi itu begitu saja saat berduel di Wembley, Minggu 28 Februari 2016 malam WIB. Manajer The Reds, Juergen Klopp pun menegaskan jika sebuah musim perpisahan tidak selamanya bisa berjalan dengan manis. Hal itu dialami sendiri olehnya saat timnya saat itu, Borussia Dortmund dikalahkan oleh Wolfsburg dalam partai final DFB-Pokal 2014/2015.

“Musim terakhir bagi seorang manajer tidak selalu indah. Saya pun kalah dalam pertandingan final terakhir di klub terakhir saya waktu itu, jadi itu bukanlah sebuah jaminan,” ungkap Klopp

“Kami tidak akan memberikan hadiah berupa kemenangan ini kepada mereka begitu saja. Saya memiliki rasa hormat dengan apa yang telah dilakukan oleh Manuel di Manchester City selama ini, namun kami bukanlah Sinterklas.”

“Mereka juga memiliki beberapa kesempatan lain dan jika mereka memang benar-benar menginginkannya, maka mareka harus berusaha keras untuk bisa merebut salah satu dari kesempatan tersebut,” tegasnya.