Legenda Barca Ingin Juve Angkat Trofi Liga Champions

Jelang laga final Liga Champions antara JUventus kontra Real Madrid memang telah menjadi pusat perhatian dunia, tak terkecuali dari legenda hidup Barcelona, Xavi Hernandez. Disini sang legenda mencoba untuk memberikan pandangan terkait partai final tersebut.

Xavi mengklaim jika Juve akan sanggup mengalahkan Madrid di Cardiff nanti, kemenangan sejatinya akan mengangkat harga diri Serie A Italia dikancah Eropa. Itu artinya Xavi sangat mendukung Gianluigi Buffon cs untuk mengangkat Piala si Kuping besar tersebut.

Baik JUve dan Madrid sama-sama dalam kondisi terbaik, dua tim yang sudah menjadi juara di Spanyol dan Italia ini akan saling bentrok pada Minggu 4 Juni mendatang di Stadion Milennium, Cardiff, Wales. Dan tentunya Xavi adalah sosok anti Madrid, sempat merasakan musim indah bersama Barcelona dan merasakan persaingan yang begitu ketat dengan Madrid di La Liga Spanyol.

Xavi tidak ingin sang rival mendapatkan hasil lebih baik dibanding Barca. Meski pada akhirnya Madrid berhasil mengunci gelar La Liga musim ini, namun Xavi menilai bahwa sang rival menggapai juara hanyalah sebatas keberuntungan.

“Saya mantan pemain Barcelona, tentunya saya tidak ingin melihat rival Barca menjadi juara atau lebih baik dari mantan tim saya. Artinya jika Madrid melakukan hal baik, maka Barca telah menjalani musim buruk. Jadi saya akan tetap memberi dukungan pada Juve,” ungkap Xavi kepada media.

“Saya melihat Juva layak mendapatkan gelar juara Liga Champions usai mereka menjalani dua musim yang begitu baik,”

Dilain sisi, Xavi juga melemparkan pujian besar kepada pemain berposisi gelandang tengah Juve macam Sami Khedira. Disini Xavi melihat sosok Khedira merupakan pemain yang memiliki peran penting dalam laju Juve sampai sekarang, terlebih lagi Khedira tidak meminta banyak pengakuan dari luar atas apa yang sudah dia hasilkan untuk timnya.

“Khedira datang dan bermain demi melayani Juve, posisinya mencakup semua ruang di lapangan. Hal terbaiknya darinya adalah dia pekerja keras, pendiam dan tak banyak menuntut untuk diakui.” tutupnya.