Leicester Terpuruk, Ranieri Menolak Panik

Claudio Ranieri mengaku tidak mencemaskan hasil-hasil minor yang dialami Leicester City di ajang Premier League. Menurutnya, The Foxes sedang berupaya berubah untuk beradaptasi dengan para rivalnya.

Saat ini Leicester terjerembab hingga peringkat 14 klasemen sementara Premier League dengan mengumpulkan 16 angka. Sang juara bertahan baru empat kali menang, empat imbang dan delapan kali tumbang.

Berikutnya, Leicester bakal melawat ke kandang Stoke City pada Sabtu 17 Desember 2016. Sayang rekor tandang mereka musim ini cukup mengecewakan.

Tercatat, Leicester cuma bisa mendapat satu angka dari delapan partai tandangnya. Ranieri mengakui jika timnya sedang digembleng agar mampu kembali ke penampilan terbaiknya.

“Saya pikir kekuatan saya ada dalam keseimbangan di dalam diri saya ini. Saya tidak melakukan selebrasi secara berlebih walau semuanya tengah berada dalam fase yang luar biasa dan tidak sedih berlarut-laru saat segalanya menjadi tidak tepat,” kata Ranieri.

“Satu-satunya obat yang dibutuhkan saat ini adalah kerja dan kerja. Itulah obat yang pas untuk membantu para pemain saya. Para pemain sangat baik dalam sesi latihan,” lanjutnya.

Di kesempatan itu Ranieri juga mengaku tak terlalu khawatir akan hasil negatif yang diraih pasukannya kali ini. Pelatih internasional Italia ini sadar jika lawan mereka sudah banyak berubah.

“Saya tidak cemas. Kami masih ingin bertarung. Tentu saja lawan berubah, maka kami juga harus merubah sesuatu dalam diri kami, namun gaya kami tetap sama,” katanya, dilansir Leicester Mercury.