Manajer Timnas Chile Merasa Disandera

Jorge Sampaoli secara terbuka menyatakan ingin melepaskan jabatannya sebagai pelatih tim nasional Chile. Sampaoli pun tidak senang karena dia kini merasa disandera oleh Chile.

Sampaoli berjasa besar dalam mengantarkan kesebelasan Chile meraih juara di kompetisi Copa America pada tahun lalu. Itu merupakan gelar pertama La Roja dalam kompetisi Copa America.

Berkat prestasinya tersebut, Sampaoli menjadi salah satu kandidat sebagai manajer terbaik dunia tahun 2015. Pelatih berkebangsaan Argentina tersebut akan bersaing untuk memperebutkan gelar pelatih terbaik bersama dengan Josep Guardiola (Bayern Muenchen) dan Luis Enrique (Barcelona).

Dalam beberapa waktu terakhir ini, Sampaoli mengaku merasa tidak nyaman menyusul mundurnya Presiden Federasi Sepakbola Chile, Sergio Jadue, karena diduga melakukan tinda pidana korupsi. Sampaoli merasa diperlakukan secara tidak baik selama proses investigasi dan mengaku ingin mundur dari jabatannya sebagai pelatih Chile.

Namun Presiden Federasi Sepakbola Chile yang baru, Arturo Salah, tidak mengijinkan Sampaoli pergi begitu saja. Jika Sampaoli ingin pergi, Salah memintanya untuk membayar kompensasi pemutusan kontrak. Jika tidak, maka Sampaoli harus tetap melatih timnas Chile hingga kontraknya berakhir pada 2018.

“Sekarang ini saya tidak ingin bekerja ataupun berada di negara ini. Saya tidak pernah menyangka jika citra seseorang yang sudah berjasa kepada sepakbola Chile bisa hancur dalam waktu yang amat singkat,” ungkap Sampaoli.

Dalam beberapa waktu belakangan, nama Sampaoli dikaitkan dengan sejumlah klub raksasa Eropa, salah satunya adalah juara bertahan Premier League yang kini sedang terseok, Chelsea.