Mourinho Ingin Seluruh Pemain MU Bisa Cetak Gol

jose mourinhoJose Mourinho ingin seluruh penggawa Manchester United bisa ikut bikin gol dalam upaya mereka menuju gelar juara Premier League 2017/2018.

Pada musim lalu United hanya finis di poeringkat enam dengan torehan 54 gol saja. Jumlah tersebut tak hanya kalah dari tim lima besar, namun juga di belakang Everton (62 gol, posisi ketujuh) dan Bournemouth (55 gol, posisi kesembilan).

Sulitnya membobol jala lawan membuat Setan Merah melalui 15 dari total 38 pertandingannya di Premier League 2016/2017 dengan hasil imbang, kendati hanya lima kali tumbang. Itu menjadi hasil imbang terbanyak di atara tim lain.

Maka dari itu Mourinho sekarang berharap seluruh penggawa United mampu memberi kontribusi dengan mencetak gol, seperti halnya saat ia mengantarkan bekas tim-timnya juara liga.

“Real Madrid tak ada dalam konteks lantaran berdana di liga yang tim unggulannya lebih baik daripada tim lain, bisa menang mudah 3-0, 4-0, 5-0, 5-1, maka 126 gol itu di luar pembahasan,” kata Mourinho di Manchester Evening News.

“Klub lain ada banyak sekali pemain yang mampu mencetak gol, dari gelandang, pemain sayap sampai bek melalui situasi bola mati. Kami selalu memiliki itu dan ada pemain yang menjadi topskorer, tapi tetap ada winger yang membukukan 15 gol, gelandang mencetak 10 gol, gelandang tengah lima gol. Itu tak terjadi musim lalu.”

“Kami terlalu fokus membantu penyerang mencetak gol dan saat ia gagal melakukannya, tim sulit meraih kemenangan,” ujar Mourinho.

Satu titik lemah United musim lalu ialah ketergantungan pada sosok Zlatan Ibrahimovic dan banyak mendapat hasil seri. Mourinho ingin itu bisa berubah.

“Musim ini tantangannya tentu saja harus lebih banyak menang. Membuat gol lebih banyak serta kemasukan lebih sedikit. Di kandang kami hanya satu kali kalah, bahkan tidak pernah di Piala Liga, namun serinya terlalu banyak,” ujar Mourinho.

“Akan lebih bagus jika menang dua-tiga kali, namun bisa menang tiga hingga empat kali, lalu enam atau delapan kali, tentu posisi kami di klasemen akan jauh berbeda.”

“Kami tangguh di kandang, mencetak banyak peluang, pertandingan yang seharusnya tuntas dengan skor 2-0 atau 3-0 justru 1-1,” ucapnya.