Pellegrini Terpaksa Rotasi Squad Demi Laga Kontra Real Madrid

Keputusan Manuel Pellegrini yang tidak memainkan tim terbaiknya dalam laga melawan Southampton berujung fatal. Meskipun dihujani kritik habis-habisan, manajer Manchester City tersebut mengaku terpaksa merotasi squadnya karena dia harus mempersiapkan pemain terbaiknya untuk laga kontra Real Madrid.

Melawat ke St Mary’s Stadium, Minggu 1 Mei 2016 malam WIB, Manchester City tidak diperkuat oleh Vincent Kompany, Kevin de Bruyne, Yaya Toure, dan Sergio Aguero. Aguero sendiri berada di bangku cadangan namun sama sekali tak dimainkan.

Pellegrini menurunkan duet bek Nicolas Otamendi dan Eilaquim Mangala, kemudian Fabian Delph dan Fernandinho dipasang sebagai double pivot. Kelechi Iheanacho, Raheem Sterling, dan Samir Nasri dimainkan untuk menopang posisi Wilfried Bony.

Hasilnya adalah The Citizens pun tampil di bawah tekanan Southampton sepanjang pertandingan dan sama sekali tidak mampu mengembangkan permainan. Soccernet mencatat The Citizens hanya membuat enam percobaan dengan lima yang mengarah ke gawang, sementara tim tuan rumah melakukan 14 percobaan dengan tujuh on target.

Ditambah lini pertahanan yang rapuh, City akhirnya harus menyerah dengan skor 2 – 4. Sadio Mane menjadi bintang kemenangan The Saints melalui sumbangan tiga golnya.

Kekalahan yang membuat peluang The Citizens finis empat besar terancam karena mereka saat ini menduduki peringkat keempat dengan perolehan 64 poin dari 36 pertandingan, hanya unggul empat angka dari Manchester United yang menghuni posisi kelima yang punya satu pertandingan sisa.

Pellegrini mengaku terpaksa melakukan rotasi tim itu demi menjaga kondisi pemainnya jelang duel putaran kedua semifinal Liga Champions di kandang Real Madrid tengah pekan ini. Dengan skor 0 – 0 di putaran pertama, City masih punya kesempatan untuk lolos ke final.

“Jujur saja saya kecewa, tapi saya harus melakukan ini karena kami ditunggu sebuah pertandingan penting melawan Real Madrid,” ujar Pellegrini yang dilansir oleh Telegraph.