Suporter Valencia Boikot Garry Neville

Semua manusia memiliki batas kesabaran. Begitu juga dengan para pendukung Valencia yang boleh jadi mulai jengah dengan buruknya performa Los Che di bawah kepemimpinan Gary Neville. Neville pun kemudian digugat.

Keputusan Valencia menunjuk Neville untuk menggantikan Nuno Santo Espirito sejak awal memang diragukan. Pasalnya Neville sama sekali belum memiliki pengalaman sebagai peltih tim senior sejak pensiun sebagai seorang pemain.

Keraguan itu terbukti itu benar ketika Valencia justru makin memburuk saat ditangani Neville. Di ajang La Liga mereka sama sekali belum pernah menang dan menjadi tim terburuk sejak Neville jadi pelatih di sana, lima poin dalam sembilan pertandingan.

Tak ada kemenangan yang diberikan oleh Neville kepada Valencia di La Liga, hanya terbaik hanyalah lima kali seri, dan lainnya adalah empat kali kekalahan, yang membuat posisi Valencia kini hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.

Selain itu kekesalan para supporter semakin menjadi-jadi setelah Valencia dibantai 0 – 7 oleh Barcelona di leg pertama babak semifinal Copa del Rey, kemudian dilanjutkan kekalahan 0 – 1 dari Real Betis pada akhir pekan kemarin.

Kekesalahan itu ditunjukkan dengan boikot yang dilakukan oleh sebagian besar fans saat Valencia menghadapi Barca di leg kedua semifinal, Kamis 11 Februari 2016 dinihari WIB tadi. Hanya seperempat dari 55 ribu tempat duduk stadion Mestalla yang terisi pada pertandingan yang berakhir seri 1 – 1 itu.

Neville pun memahami kekesalahan dari para supporter tersebut dan berharap agar mereka mau mendukung tim lagi saat menghadapi Espanyol pada akhir pekan ini.

“Saya merasa senang dengan fans yang datang mendukung kami. Bagi yang tidak datang, itu sepenuhnya adalah hak mereka,” ujar Neville seperti dikutip Soccerway.